Dengan demikian, pengenalan SIDINI tidak hanya berlangsung di lingkungan pemerintahan, tetapi telah disampaikan kepada berbagai unsur yang berada langsung di tengah masyarakat.
Keterlibatan tersebut mencakup unsur pemerintah kecamatan, masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan serta pemangku kepentingan lainnya.
Hendrina menjelaskan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam sistem deteksi dini karena berbagai dinamika sosial pertama kali muncul dan diketahui di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“SIDINI bukan hanya tanggung jawab Kesbangpol. Kita membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan dan unsur lainnya,” jelasnya.
Karena itu, sosialisasi yang dilakukan pada Pameran Pembangunan menjadi momentum untuk memperkenalkan SIDINI secara luas sekaligus membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi konflik sosial.
Dari Penanganan Reaktif Menuju Deteksi Dini
Hendrina mengatakan, salah satu tujuan utama SIDINI adalah mendorong perubahan pola penanganan persoalan sosial dari pendekatan yang bersifat reaktif menjadi lebih proaktif.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













