Selama tiga tahun terakhir, Adipaty mengaku mengalami berbagai gejala berat, seperti bersin terus-menerus, pilek berkepanjangan, hidung tersumbat, hingga kesulitan bernapas yang membuatnya harus bernapas melalui mulut.
“Selama ini saya sangat tersiksa. Bernapas harus pakai mulut karena hidung tersumbat,” ujarnya.
Namun, kondisi tersebut berubah drastis setelah operasi dilakukan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut proses operasi berjalan lancar dan kini kesehatannya telah pulih secara signifikan.
“Puji Tuhan operasi berjalan baik. Sekarang saya sudah kembali normal, bisa bernapas dengan hidung lagi, tidak tersumbat, dan penciuman yang sebelumnya hilang sudah mulai kembali,” jelasnya.
Adipaty juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada dokter spesialis THT dan seluruh tenaga medis yang telah menangani dirinya dengan baik.
“Terima kasih kepada dokter dan perawat yang sudah membantu saya sampai sembuh,” ucapnya.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak manajemen rumah sakit serta Pemerintah Kabupaten Malaka yang telah menghadirkan layanan dokter spesialis THT di daerah tersebut.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












