Ketua BEM terpilih, Leonardus Usboko, dalam pidato perdananya menyoroti pentingnya peran mahasiswa dalam menciptakan perubahan positif.
“Mahasiswa harus tampil sebagai agen perubahan (agent of change) di lingkungan kampus,” ungkap Leonardus dengan penuh semangat.
Ia mengajak seluruh civitas akademika, termasuk dosen, pengurus BEM dan BLM sebelumnya, serta seluruh elemen mahasiswa untuk bersatu, berkolaborasi, dan menciptakan terobosan-terobosan inovatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Harapannya, STIH Cendana Wangi dapat menghasilkan dampak nyata tidak hanya di kampus, tetapi juga bagi masyarakat Timor Tengah Utara.
Sementara itu, Ketua BLM terpilih, Aloysius Usatnesi, menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan terhadap kinerja BEM selama masa jabatannya.
“Kami akan mengontrol dan memastikan BEM menjalankan tugasnya secara maksimal demi kemajuan kampus,” kata Aloysius.
Dengan pelantikan ini, diharapkan kepengurusan BEM dan BLM STIH Cendana Wangi Kefamenanu periode 2025–2026 mampu menjadi garda terdepan dalam pengembangan kualitas mahasiswa serta membawa kampus ke arah yang lebih progresif dan berintegritas.***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













