Berdasarkan data dari NTT Zoom, jumlah anak tidak sekolah di Kabupaten Malaka mencapai 13.383 anak.
Fakta ini menggambarkan tantangan besar yang dihadapi oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayahnya.
Sebagai respons atas data tersebut, Kepala Desa Kletek mengungkapkan komitmennya untuk mengintervensi persoalan ini melalui Dana Desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program pendidikan alternatif ini menjadi langkah konkret untuk menekan angka putus sekolah di wilayahnya.
Dalam pernyataannya, Herminus Leki Berek menegaskan bahwa persoalan putus sekolah bukan hanya tanggung jawab pusat atau provinsi, tetapi juga menjadi fokus perhatian pemerintah desa.
Dengan jumlah anak putus sekolah di Desa Kletek mencapai 148 anak, maka sangat penting adanya aksi nyata dari tingkat desa.
Ia menyebut bahwa anggaran tahun berjalan akan diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program pendidikan kesetaraan, terutama dengan memanfaatkan keberadaan PKBM di wilayah Malaka.
“Momen ini sangat tepat karena bertepatan dengan tahun anggaran dan tahun ajaran baru, sehingga kami pastikan kegiatan ini akan dijalankan tahun ini juga,” lanjut Herminus.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













