Hal ini dikarenakan saat kejadian berlangsung, ruang kelas dalam kondisi kosong setelah para siswa lebih dulu dievakuasi ke tempat yang aman.
“Kami bersyukur tidak ada siswa maupun guru yang menjadi korban. Saat ini kerugian lebih pada kerusakan material bangunan kelas dan gudang,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah bersama warga setempat masih melakukan pembersihan dahan pohon secara swadaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses evakuasi batang pohon yang berukuran besar masih menunggu bantuan dari pihak terkait.
Pihak sekolah berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan fasilitas yang rusak, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, terutama di musim penghujan yang kerap disertai angin kencang.***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













