Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena bantuan yang diserahkan masih terbatas. Namun, keterbatasan tersebut tidak menjadi alasan bagi komunitas untuk tidak ikut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan.
“Kami memohon maaf karena bantuan ini sedikit saja. Namun, kami memberi dengan kekurangan yang kami punya. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di Flores,” ujar Abel.
Menurut Abel, keterlibatan Komunitas Literasi Kopi Malaka dalam aksi kemanusiaan tidak hanya diwujudkan melalui bantuan material.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih dari itu, aksi tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial dan mengajak masyarakat untuk tetap memiliki rasa empati terhadap sesama, terutama mereka yang sedang menghadapi musibah.
Abel menegaskan, nilai sebuah bantuan tidak semata-mata diukur dari besar kecilnya jumlah yang diberikan. Ketulusan, kepedulian, dan kemauan untuk berbagi di tengah keterbatasan menjadi pesan utama yang ingin disampaikan komunitas melalui aksi tersebut.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













