TIMORNESIA.COM-Menjelang perayaan Paskah, umat Katolik dan Kristen di seluruh dunia mulai mempersiapkan diri mengikuti rangkaian ibadah Pekan Suci.
Salah satu pertanyaan umum yang muncul adalah tentang warna pakaian yang sebaiknya dikenakan pada Sabtu Suci, sebuah hari yang penuh permenungan dalam tradisi gereja.
Meskipun terlihat sebagai hal sepele, pemilihan warna pakaian selama perayaan keagamaan bukan hanya soal estetika. Warna pakaian mengandung simbolisme yang dalam dan merefleksikan suasana liturgis gereja pada hari tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gereja telah menetapkan panduan warna liturgi untuk setiap peristiwa penting selama Pekan Suci, termasuk Sabtu Suci.
Sabtu Suci merupakan momen di mana umat Kristiani diajak untuk merenungkan penderitaan dan kematian Yesus Kristus. Suasana harinya umumnya sunyi, penuh refleksi, dan mengandung nuansa duka mendalam.
Oleh karena itu, gereja menganjurkan umat untuk mengenakan pakaian dengan warna gelap atau netral seperti hitam dan abu-abu.
Warna-warna ini mencerminkan kesedihan dan keheningan, sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Kristus sebelum kebangkitan-Nya yang dirayakan pada malam harinya dalam Vigili Paskah.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













