TIMORNESIA.COM-Manajemen Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada keluarga pasien dan masyarakat menyusul beredarnya video yang memperlihatkan jenazah warga dibawa pulang menggunakan mobil pikap.
Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, MM, FISQua, mengatakan, kejadian tersebut merupakan kelalaian dalam pelayanan pemulangan jenazah. Manajemen rumah sakit telah melakukan pemeriksaan terhadap sopir ambulans yang bertugas dan memutuskan untuk menonaktifkan petugas tersebut.
Permohonan maaf itu disampaikan setelah video kejadian tersebut beredar di sejumlah grup WhatsApp dan menuai tanggapan dari masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam video tersebut, terdapat tulisan, “Ironi Pelayanan Kesehatan di Malaka, Jenazah Warga Dipulangkan Pakai Mobil Pickup.”
Video itu memicu pertanyaan dari anggota grup mengenai kualitas pelayanan di RSUPP Betun, khususnya terkait pelayanan pemulangan jenazah menggunakan ambulans rumah sakit.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













