Pelaksanaannya hanya menunggu berakhirnya musim hujan agar kualitas pengolahan lahan menggunakan traktor besar dapat berlangsung optimal.
Program yang menjadi salah satu unggulan Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (SBS-HMS) itu akan menjangkau lahan pertanian masyarakat di 12 kecamatan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, Laurensius Bere, mengatakan seluruh persiapan teknis telah rampung. Mulai dari ketersediaan alat mesin pertanian, bahan bakar minyak, hingga operator traktor sudah disiapkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semua sudah siap. Yang kami tunggu hanya kondisi cuaca. Traktor besar tidak bisa bekerja maksimal ketika tanah masih terlalu basah akibat hujan,” katanya kepada wartawan, Sabtu (1/8/2026).
Menurut Laurensius, semula pengolahan lahan direncanakan dimulai pada akhir Juli atau awal Agustus. Namun intensitas hujan yang masih cukup tinggi membuat jadwal harus disesuaikan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Timornesia.com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.















