TIMORNESIA.COM-Masyarakat Desa Oekmurak, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan tindakan cepat pemerintah daerah dalam menangani persoalan abrasi Sungai Benenai yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Kerusakan bantaran sungai yang terus menggerus permukiman warga menjadi ancaman serius bagi keselamatan rumah dan lahan masyarakat.
Selama kurang lebih lima tahun terakhir, arus Sungai Benenai terus mengikis tanah hingga mendekati area hunian warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran yang kerap disapa SBS turun langsung meninjau lokasi serta menginisiasi pembangunan tanggul pengaman berupa bronjong.
Proyek ini dinilai sebagai langkah nyata dalam menyelamatkan wilayah permukiman dari ancaman abrasi lebih lanjut.
Tahap pertama pembangunan bronjong sepanjang 500 meter telah dilaksanakan, dan direncanakan akan dilanjutkan pada tahap kedua sepanjang 700 meter pada tahun anggaran 2026.
Dilansir laman Facebook Patrisius Luan Seran dalam tulisannya menyebutkan, kehadiran pemerintah daerah dalam menangani persoalan ini memberikan harapan baru.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













