Aksi demonstrasi yang mengganggu aktivitas wisata. Larangan piknik dari Gubernur Jawa Barat yang berdampak pada kunjungan. Kasus laka laut yang menurunkan minat wisatawan. Minimnya acara tambahan dari Pemda Gunungkidul di destinasi wisata.
Kondisi ini membuat pihaknya pesimistis mampu menutup kekurangan meski ada potensi libur panjang akhir tahun.
Target retribusi pariwisata dianggap tidak seimbang bila dibandingkan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Untuk tahun 2024, target PAD sektor pariwisata sebesar Rp 29 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan sumber terpercaya, target tersebut bukan hanya tercapai, tetapi bahkan surplus hampir Rp 4 miliar.
Namun, ketika media mencoba menelusuri keberadaan dana surplus tersebut ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), hanya ditemui Sekretaris BKAD.
Ia menyampaikan bahwa dana surplus digunakan untuk menutup kekurangan PAD dari OPD lain.
Pariwisata Gunungkidul terbukti masih menjadi tulang punggung PAD daerah. Meski menghadapi berbagai tantangan, potensi sektor wisata, terutama pantai, tetap menjanjikan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













