Ia juga menambahkan bahwa Kupang dianggap strategis karena memudahkan konsolidasi peserta dari seluruh kabupaten dan kota di NTT.
Faktor kondisi politik dan keamanan wilayah turut menjadi alasan utama mengapa Kota Kupang kembali dipilih sebagai tuan rumah.
Abdul Muis menyebutkan bahwa pelaksanaan turnamen yang hanya tinggal beberapa bulan ini harus dipersiapkan secara matang dan tidak terburu-buru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kondisi politik juga jadi pertimbangan. Kita ingin pelaksanaan ini berjalan aman, lancar, dan tidak tergesa-gesa mengingat waktunya sudah sangat dekat,” ujarnya.
Dengan pemilihan Kupang, PSSI NTT berharap pelaksanaan ETMC 2025 dapat berjalan sukses, tanpa hambatan logistik maupun administrasi.***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













