Dari jumlah tersebut, dua desa, yaitu Webriamata dan Bisesmus, telah memiliki website desa yang aktif.
Wabup Henri Simu berharap, ke depan, semua desa di Malaka dapat mengikuti jejak tersebut.
“Kalau bisa jangan hanya dua desa saja, tetapi CD Bethesda Yakkum dapat memfasilitasi desa lain di Kabupaten Malaka untuk dapat menggunakan website desa,” tambahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Website desa diharapkan tidak hanya menjadi alat untuk pendataan dan transparansi, tetapi juga sebagai media promosi potensi wisata lokal.
Dengan demikian, desa-desa di Malaka dapat lebih dikenal dan menarik minat wisatawan dari luar daerah.
Wakil Direktur CD Bethesda Yakkum, Sukendri Siswanto, S.Pd., M.Kes, menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan website desa.
“Website desa akan mendukung perkembangan wisata, penjualan produk-produk desa, serta membantu masyarakat dan investor yang ingin mengeksplorasi potensi pengembangan desa,” ujarnya.
Workshop ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, puskesmas, P3MD, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Dinas PMD, Bappeda, serta instansi terkait lainnya dalam memperkuat sistem informasi desa yang efektif, transparan, dan berkelanjutan guna mencapai SDGs Desa.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













