Setiap jam, dua wanita Indonesia kehilangan nyawa akibat kanker serviks. Angka yang mencerminkan situasi darurat kesehatan masyarakat.
Menurut POGI, sudah saatnya semua pihak bergerak aktif, bukan hanya untuk melakukan pengobatan, tetapi lebih kepada mencegah sejak dini melalui vaksinasi yang aman dan terbukti efektif.
Melalui rekomendasi baru ini, POGI berharap tenaga medis memiliki rujukan ilmiah yang kuat dalam melayani kelompok pranikah dan pascapersalinan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan edukasi dan layanan yang merata, diharapkan cakupan vaksinasi HPV di Indonesia meningkat, dan angka kejadian kanker serviks dapat ditekan secara signifikan.
Rekomendasi terbaru POGI menjadi tonggak penting dalam perluasan cakupan vaksinasi HPV di Indonesia. Dengan menjangkau wanita pranikah dan ibu menyusui, langkah ini memperkuat pencegahan kanker serviks melalui edukasi dan intervensi yang tepat sasaran.
Vaksinasi HPV bukan hanya solusi medis, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kesehatan perempuan Indonesia.***


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













