“Kami datang ke RSUPP Betun untuk belajar. Kami banyak membaca informasi dari media mengenai RSUPP Betun di Kabupaten Malaka. Karena itu, Bupati Rote Ndao juga sangat mendukung pelaksanaan studi banding ini,” kata Jermi.
Menurut dia, meskipun RSUPP Betun dan RSUD Rote Ndao memiliki status rumah sakit yang sama, terdapat sejumlah keunggulan yang ingin dipelajari untuk diterapkan dalam pengembangan pelayanan kesehatan di Rote Ndao.
Ia berharap, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama kunjungan tersebut dapat menjadi bekal bagi jajaran pengelola RSUD Rote Ndao untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin memahami keunggulan dan kelebihan RSUPP Betun sehingga ketika kembali ke Rote Ndao, kami bisa menerapkan hal-hal baik yang dipelajari di sini agar rumah sakit kami juga semakin maju,” ujarnya.
Jermi menjelaskan, salah satu aspek utama yang ingin dipelajari dari RSUPP Betun adalah kepemimpinan atau leadership, khususnya kemampuan pimpinan rumah sakit dalam membangun karakter, memotivasi pegawai, dan mendorong peningkatan kinerja organisasi.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













