“Kemarin kami sudah memulai aksi ini dengan melibatkan seluruh SKPD. Kami juga telah mengerahkan tiga dump truck untuk membersihkan sampah di sekitar Kota Betun dan membuangnya ke TPA di Ninu, Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah,”ungkap Yan Tae Seran.
Lebih lanjut, Yan Tae menegaskan bahwa program Perang Melawan Sampah harus terus dilakukan demi menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih bagi masyarakat Malaka.
“Setelah Bapak SBS dan HMS dilantik pada 20 Februari 2025, kegiatan ini menjadi program prioritas. Kota Betun dan sekitarnya harus bebas dari sampah,”tambahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengapresiasi partisipasi dari SMAN Harekakae yang turut serta dalam aksi pembersihan lapangan.
“Terima kasih kepada Kepala Sekolah, para guru, dan murid yang ikut berpartisipasi dalam pembersihan Lapangan Umum Betun,”ujarnya.
Selain itu, ia mengajak masyarakat Kabupaten Malaka untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama di pusat ibu kota Kabupaten.
“Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi kita semua harus sadar dan bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan. Mari mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar agar Kota Betun menjadi lebih bersih,”tandas Yan Tae Seran.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













