Pendeta Presisly mengungkapkan bahwa pada awal November 2025 pihaknya telah menyampaikan proposal kepada Gubernur NTT karena pembangunan rumah pastori masih mengalami keterbatasan anggaran.
“Kami bersama jemaat terus bergumul dalam doa dan Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kami. Bantuan ini adalah bentuk kasih Tuhan. Terima kasih Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur dan Bank NTT,” tuturnya.
Ia menegaskan komitmen jemaat untuk menggunakan bantuan tersebut secara bertanggung jawab hingga pembangunan rumah pastori dapat diselesaikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami akan menggunakan dan mempertanggungjawabkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya sampai rumah pastori GMIT Syalom Hanemasin selesai dibangun,” tegasnya.
Salah satu jemaat GMIT Syalom Hanemasin, Yety Banunaek, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Bank NTT terhadap kegiatan keagamaan.
“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Bank NTT yang telah membantu pembangunan rumah pastori GMIT Syalom Hanemasin. Kami sebagai jemaat sangat bersyukur,” ujarnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













