Salah satu tokoh penghibah, Kornelia Bano Koy, menyampaikan bahwa hibah tanah ini merupakan wujud kepedulian terhadap masa depan generasi penerus.
“Kami tidak punya banyak harta, tapi kami percaya tanah ini akan berguna untuk mendidik anak cucu kami kelak. Sekolah ini bukan hanya milik pemerintah, tapi milik seluruh masyarakat,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Herman Klau, yang juga turut menghibahkan lahannya, berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan sekolah agar anak-anak di desanya tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk memperoleh pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai penandatanganan berita acara, dilanjutkan dengan pemasangan patok lahan secara simbolis oleh Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu yang disaksikan tokoh adat, masyarakat, serta para pemilik lahan.
PLH Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Malaka, Lorens Haba, memandu jalannya acara dan menyampaikan apresiasinya atas partisipasi warga.
“Ini adalah kontribusi nyata masyarakat dalam mendukung pembangunan pendidikan. Kami sangat menghargai keikhlasan dan semangat warga Desa Laleten,” ungkap Lorens.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













