“Bukan hanya gedung yang punya kelistrikan, tubuh manusia juga memilikinya, termasuk Jantung. Gangguan pada sistem kelistrikan pada Jantung dapat menyebabkan jantung berdetak tidak teratur bisa terlalu kencang maupun terlalu lambat,” jelasnya.
dr. Daniel Sp.JP menceritakan pengalamannya menangani pasien dengan jantung berdebar-debar mengancam nyawa “SVT tidak stabil” di ruang IGD beberapa waktu lalu.
“Begitu saya dihubungi dokter umum, saya dan tim langsung melakukan persiapan tindakan kejut jantung listrik atau “Kardioversi”. Dalam waktu 30 detik setelah kejut listrik, kondisi pasien langsung kembali normal, dan keesokan harinya, setelah obsrvasi 24 jam di ruangan, pasien langsung dapat pulang dengan kondisi normal” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dr. Daniel Sp.JP, pasien dengan gejala jantung berdebar-debar di atas umumnya berusia antara 20 hingga 50 tahun, dengan prevalensi sering terjadi pada perempuan.
Selama dua minggu bertugas, dr. Daniel Sp.JP mencatat bahwa gejala jantung berdebar-debar dan sesak napas menjadi keluhan yang paling sering dialami pasien-pasien yang datang ke IGD.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













