“Di NTT hanya ada 4 kabupaten yang mendapatkan penghargaan, dan Kabupaten Malaka menjadi salah satu yang berkinerja baik,” ujar Dr. Fia.
Menurutnya, keberhasilan Malaka dalam menurunkan angka stunting tidak lepas dari koordinasi intensif lintas sektor serta adanya sekretariat bersama yang fokus pada percepatan penanganan stunting.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai LSM yang aktif membantu pemerintah daerah, terutama melalui program pendampingan di desa-desa binaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini ada 8 LSM yang bekerja sama dengan Pemda Malaka. 4 LSM bergerak di bidang kesehatan, pencegahan dan penanganan stunting sedangkan 4 lainnya bergerak di bidang penanganan bencana, konservasi tanah dan air,” tambahnya.
Selain itu, Dr. Fia menegaskan bahwa program nasional MBG (Makan Bergizi Gratis) yang dicanangkan Presiden Prabowo turut memberikan dampak positif bagi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Malaka.
“Program MBG sangat membantu pemerintah daerah dalam penanganan stunting,” ujarnya.
Dengan berbagai sinergi dan dukungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Malaka optimistis dapat terus memperkuat upaya pencegahan dan penurunan stunting demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













