Kelompok budidaya tersebut dapat dibentuk dengan jumlah anggota sekitar 10 hingga 20 orang.
Dengan pola kelompok, masyarakat diharapkan lebih mudah mendapatkan pendampingan serta mengakses dukungan program pemerintah.
Terbuka untuk Semua Elemen Masyarakat
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program pengembangan budidaya ikan ini tidak hanya ditujukan bagi kelompok pemuda atau komunitas gereja.
Masyarakat dari berbagai elemen yang memiliki lahan dan minat untuk mengembangkan budidaya ikan juga dipersilakan membentuk kelompok.
“Harapan kami, ini langkah yang bagus bahwa seluruh lapisan masyarakat, baik dari pemuda, gereja, bahkan dari muslim yang memiliki lahan, silakan membentuk kelompok. Kami dari dinas siap mendampingi,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi keluarga.
Pengembangan budidaya ikan air tawar tersebut juga disebut sebagai salah satu bentuk implementasi terhadap program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran, sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, MPH dan Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu (SBS-HMS), khususnya di bidang ketahanan pangan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













