“Saya baru di Malaka dua bulan. Selama ini saya di Kupang urusan kuliah,”ujarnya.
Sementara itu di sawah milik Alex di Dusun Marobo, Desa Bereliku, ia mengaku kekurangan air sehingga berdampak pada penurunan hasil produksi.
Namun, seorang warga setempat menyatakan bahwa permasalahan lebih karena kurangnya perawatan sawah daripada kekurangan air.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebenarnya MT 1 ini air tidak kurang tapi ini kurang perawatan saja sehingga tidak menghasilkan bulir padi yang bagus,”jelasnya.
Sementara itu Wakil Bupati HMS memberi pesan tegas kepada Alex Mesak agar serius dalam bekerja.
“Kerja sawah itu harus serius. Ini karena pemalas. Masa biarkan sawah tumbuh rumput liar? Kalau betul urus, pasti tidak begini. Cuma tahu berkoar‑koar di media sosial,”tegas Wabup HMS.
Alex menyatakan keseriusannya untuk bekerja usai pertemuan dan kunjungan lapangan.
“Trimakasih Bapak Wakil atas nasehatnya. Saya akan bekerja dengan baik di musim tanam kedua,”ujarnya.***


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













