Timornesia.com-Jembatan mini yang menghubungkan Desa Rabasahain dan Rabasa Haerain di Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, yang baru diresmikan pada Oktober tahun 2024 lalu kini sudah mulai retak.
Jembatan mini yang dikerjakan CV Riri dengan anggaran sebesar Rp. 187.093.000 tersebut dinilai tidak berkualitas sehingga sudah mulai retak. Apabila tidak ditangani maka akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.
Masyarakat Desa Rabasahain yang enggan menyebutkan namanya saat ditemui media ini, Kamis 6 Februari 2025 membenarkan jembatan tersebut dikerjakan oleh CV Riri pada bulan Agustus 2024 dan diresmikan pada bulan Oktober tahun 2024.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jembatan ini baru saja dikerjakan. Mereka mulai kerja itu bulan Agustus tahun lalu (2024, Red) setelah itu baru diresmikan pada bulan Oktober,”ujarnya.
Ia menambahkan, jembatan penghubung dua Desa itu sudah dirindukan masyarakat Rabasahain dan Rabasa Haerain sejak dulu.
“Sebenarnya kami senang sekali su ada jembatan. Tapi kalau belum apa-apa sudah mulai retak. Kita berharap supaya setiap ada pembangunan di desa ini harus berkualitas supaya masyarakat bisa menggunakan dalam jangka waktu yang lama,”ungkapnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













