Namun, terdapat upaya optimalisasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) terhadap beberapa formasi kosong di bidang kesehatan.
Misalnya, dari 5 formasi bidan di Rumah Sakit yang lolos ada 15 orang, maka 5 tertinggi ditempatkan di rumah sakit dan sisanya dipindahkan ke wilayah lain guna mengisi kekosongan.
“Optimalisasi ini dilakukan langsung oleh BKN. Pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan dalam hal ini. Yang penting, harus berasal dari formasi dan latar belakang pendidikan yang sama,” tegas Ferdi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai penyerahan SK, para CPNS juga akan mengikuti Latihan Dasar (Latsar) sebagai bagian dari proses pengangkatan resmi menjadi PNS penuh.
Jadwal Latsar ini akan ditentukan dan diumumkan oleh Badan Diklat Provinsi.
“Sehingga kita di daerah akan menunggu kembali jadwal dari Badan Diklat Provinsi. Apabila sudah ada jadwal maka akan kita kirimkan mereka (CPNS,Red) untuk mengikuti kegiatan latsar,”ungkapnya.
Sekda Ferdi berharap agar seluruh CPNS yang menerima SK pada 12 Juni nanti dapat bekerja dengan dedikasi tinggi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Malaka.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













