“Stunting tidak hanya soal kurangnya asupan gizi, tetapi juga bisa disebabkan oleh infeksi kecacingan yang sering kali tidak disadari oleh keluarga,” ujar Meliance.
Menurut dia, kader posyandu memiliki posisi strategis dalam upaya pencegahan karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dan keluarga balita.
“Kader Posyandu memiliki peran strategis karena mereka adalah pihak yang paling dekat dengan masyarakat dan paling sering berinteraksi langsung dengan keluarga balita,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kader Posyandu Diberi Pelatihan tentang Kecacingan
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dikemas melalui penyuluhan dan pelatihan partisipatif.
Para kader mendapatkan materi mengenai konsep dasar kecacingan, mekanisme penularan Soil-Transmitted Helminths, tanda dan gejala pada anak, langkah pencegahan, hingga cara memberikan edukasi kepada keluarga balita stunting.
Tim juga melakukan evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan melalui kuesioner pengetahuan. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengetahui perubahan tingkat pemahaman kader setelah memperoleh penyuluhan dan pelatihan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













