“Dalam JOTA-JOTI, para peserta tidak hanya belajar kepramukaan secara konvensional, tetapi juga dilatih memanfaatkan teknologi radio dan internet secara bijak serta efektif. Ini adalah kesempatan emas untuk membuka wawasan mereka,” jelas Marto Luan.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami pemanfaatan teknologi komunikasi secara positif, membangun jejaring dengan sesama anggota Pramuka, serta mengembangkan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Pembina Pramuka SMA Negeri Welaus, Sipriani Eni Mona, berharap anggota yang mengikuti JOTA-JOTI dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengetahuan dan pengalaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga berharap pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat dibagikan kepada teman-teman di sekolah dan anggota Pramuka lainnya di Kabupaten Malaka.
“Kami berharap adik-adik yang berangkat dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, menjalin relasi baru, dan sekembali dari sini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman di sekolah maupun di seluruh Malaka,” tutur Eni Mona.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













