Saat laga baru berjalan sembilan menit di babak kedua, Dewi Fortuna akhirnya berpihak kepada PS Malaka.
Berawal dari ruang tembak yang terbuka di depan kotak penalti, Ardi Sonbai yang mengenakan nomor punggung 9 melepaskan tendangan spektakuler dari luar kotak penalti.
Bola meluncur deras ke arah sudut gawang tanpa mampu dijangkau penjaga gawang PSN Ngada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gol indah itu sontak disambut sorak-sorai para pemain dan ofisial PS Malaka.
Stadion Gelora Samador pun menjadi saksi lahirnya salah satu momen paling bersejarah bagi sepak bola Kabupaten Malaka.
Tertinggal satu gol, PSN Ngada meningkatkan intensitas serangan pada sisa waktu pertandingan.
Namun, lini pertahanan PS Malaka tampil disiplin dan mampu mematahkan setiap upaya lawan untuk menyamakan kedudukan.
PS Malaka juga beberapa kali menciptakan peluang melalui serangan balik cepat, tetapi belum mampu menambah keunggulan.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan PS Malaka.
Kemenangan ini bukan hanya mengantarkan Manumeo meraih tiga poin penting di Grup D Piala Soeratin U-17 2026, tetapi juga menjadi kemenangan yang sarat makna.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













