Menurutnya, banyak desa di Malaka Barat berubah seperti “kampung terapung” saat musim penghujan karena minimnya saluran pembuangan air.
“Air hujan menjadi momok bagi masyarakat karena mereka tidak bisa menggunakan pekarangan rumahnya untuk berusaha. Ini yang harus segera diatasi dengan pembangunan drainase yang layak,”tutupnya.
Dengan adanya desakan ini, masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk merealisasikan pembangunan tanggul dan sistem drainase yang dapat melindungi wilayah Malaka dari bencana banjir bandang.***
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













