RSUPP Betun Perkuat Mutu Pelayanan, Keluhan Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi 

- Redaktur

Selasa, 15 September 2026 - 06:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Redaksi Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMORNESIA.COM-Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun terus melakukan evaluasi terhadap pengaduan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, MM., FISQua, melalui dr. Hayuni Azmi Rengganis mengatakan, keberadaan saluran pengaduan menjadi bagian penting bagi rumah sakit dalam menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Yang penting bukan hanya jumlah keluhan yang masuk, tetapi bagaimana setiap keluhan mendapatkan respons dan tindak lanjut yang jelas,” kata dr. Hayuni.
Berdasarkan evaluasi manajemen, terdapat 12 pengaduan masyarakat yang telah diterima RSUPP Betun. Dari jumlah tersebut, keluhan yang paling banyak berkaitan dengan waktu tunggu pelayanan rawat jalan.
Menurut dr. Hayuni, kondisi tersebut menjadi perhatian manajemen karena waktu tunggu merupakan salah satu indikator mutu pelayanan yang terus dipantau dan diukur oleh rumah sakit.
Setiap pengaduan yang masuk selanjutnya dievaluasi untuk mengetahui akar persoalan. Evaluasi tidak hanya melihat persoalan dari sisi pelayanan kepada pasien, tetapi juga mencakup berbagai aspek yang berpotensi memengaruhi kualitas layanan.
Aspek yang dievaluasi antara lain sumber daya manusia, komunikasi petugas dengan pasien, waktu pelayanan, sarana dan prasarana, ketersediaan obat, administrasi, hingga sistem pelayanan.
Dr. Hayuni menegaskan, penyelesaian pengaduan tidak boleh berhenti pada pemberian respons kepada pasien yang menyampaikan keluhan.
Menurut dia, setiap pengaduan harus menjadi bahan untuk melakukan perbaikan sistem pelayanan sehingga persoalan serupa tidak terus berulang.
“Prinsip kami adalah setiap keluhan harus menghasilkan tindak lanjut,” ujarnya.
RSUPP Betun juga terus mendorong terbentuknya budaya pelayanan yang terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat.
Dokter Hayuni mengatakan, keluhan masyarakat tidak semestinya dipandang sebagai sesuatu yang harus ditutupi.
Sebaliknya, pengaduan dapat menjadi sumber informasi penting bagi rumah sakit untuk mengetahui pengalaman masyarakat secara langsung ketika menerima pelayanan.
“Kami ingin membangun budaya bahwa keluhan masyarakat bukan sesuatu yang harus ditutupi. Justru keluhan merupakan salah satu sumber informasi yang penting bagi rumah sakit untuk mengetahui secara langsung pengalaman masyarakat ketika mendapatkan pelayanan,” katanya.
Sebagai rumah sakit yang berada di kawasan perbatasan Indonesia–RDTL, RSUPP Betun menghadapi tuntutan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Karena itu, pengaduan masyarakat ditempatkan sebagai salah satu sumber evaluasi dalam upaya melakukan perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.
Manajemen RSUPP Betun menargetkan penyelesaian pengaduan tetap dipertahankan secara optimal hingga akhir 2026.
Upaya tersebut akan dibarengi dengan pembenahan alur pelayanan serta penguatan komunikasi antara petugas dengan pasien dan keluarga.
Dengan langkah tersebut, setiap pengaduan diharapkan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memberikan dampak terhadap perbaikan kualitas pelayanan di RSUPP Betun.***
Baca Juga :  Antusiasme Warga Membludak, Pendaftar Malaka Idol 2026 Tembus 116 Peserta

Berita Terkait

Gedung CT Scan RSUPP Betun Ditargetkan Rampung Akhir 2026, Alat Diharapkan Tiba Awal 2027
RSUPP Betun Layani Medical Check Up Bagi CPNS di Malaka 
Direktur RSUPP Betun Tegaskan Semua Pasien Berhak Dapat Pelayanan yang Sama
Puskesmas Weliman Digitalisasi Layanan UKS-UKGS, Setiap Siswa Miliki Rekam Medis Pribadi
Kepuasan Pasien RSUPP Betun Capai 92,88 Persen Pada Semester I 2026 
RSUPP Betun Perkuat Layanan CT Scan, NICU dan PICU untuk Kurangi Rujukan Pasien ke Luar Malaka
RSUPP Betun Siapkan Implementasi Klaim JKN Berbasis RME Terintegrasi SATUSEHAT
RSUPP Betun Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Timornesia.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:21 WITA

Ketua PSSI Malaka Apresiasi Perjuangan PS Malaka di Piala Soeratin Nasional 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:50 WITA

PS Malaka U-13 dan U-15 Tunjukkan Daya Juang di Piala Soeratin Nasional 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:02 WITA

Usai Saksikan Pertandingan PS Malaka U-13, Orang Tua Pemain Pungut Sampah di Tribun Gelora Putra Lakarsantri 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:37 WITA

MCM Piala Soeratin U-13 Nasional 2026 Tetapkan Sejumlah Aturan Teknis Pertandingan  

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:20 WITA

Lambertus Bria: Jabatan Adalah Amanah, Jaga Integritas dan Fokus Layani Masyarakat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:47 WITA

Cegah Stunting dari Akar Masalah, Dosen Poltekkes Kemenkes Kupang Berdayakan Kader Posyandu Berantas Kecacingan di Oesapa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dua Turis Asing Foto Bersama Pemain PS Malaka Saat Berangkat ke Surabaya

Selasa, 29 September 2026 - 08:11 WITA

Usulkan Pelabuhan Maubesi dan Tiga TPI, Pemkab Malaka Dorong Penguatan Sektor Perikanan

Berita Terbaru