Pengalaman tersebut akan menjadi catatan bagi Dinas Kesehatan dan manajemen rumah sakit dalam menyusun langkah pengembangan pelayanan ke depan.
“Kami melihat pelayanan di sini lebih maju dan lebih cepat dibandingkan dengan kami. Ini menjadi catatan bagi kami untuk melangkah menuju BLUD sehingga fleksibilitas dalam pengelolaan anggaran dapat mendorong peningkatan mutu pelayanan,” ujarnya.
Ia berharap, melalui persiapan yang matang dan dukungan pemerintah daerah, RSUD Rote Ndao dapat mengembangkan sistem pelayanan yang semakin baik dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Studi banding ke RSUPP Betun diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat tata kelola rumah sakit, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong inovasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Rote Ndao.
Sementara itu, Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, MM., FISQua, menjelaskan bahwa peningkatan pendapatan rumah sakit harus didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten serta fasilitas dan peralatan medis yang memadai.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













