Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan dan pimpinan Universitas Citra Bangsa atas keberanian dan kerja keras membuka Fakultas Kedokteran tersebut.
Ia turut mengapresiasi dukungan RSUD SK Lerik Kupang yang ditetapkan sebagai rumah sakit pendidikan utama, sebagai wujud kolaborasi lintas sektor demi masa depan kesehatan NTT.
Lebih lanjut, Gubernur Melki menegaskan bahwa NTT masih menghadapi kekurangan tenaga dokter. Oleh karena itu, ia meminta agar penerimaan mahasiswa Fakultas Kedokteran UCB memprioritaskan anak-anak daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari rencana penerimaan sekitar 50 mahasiswa per tahun, minimal 90 persen diharapkan berasal dari NTT.
“Ini adalah bentuk keberpihakan yang adil dan perlu untuk menjawab kebutuhan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Pemilik Universitas Citra Bangsa Kupang, Ir. Abraham Liyanto, menegaskan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran UCB lahir dari kegelisahan atas masih terbatasnya jumlah tenaga medis di NTT.
“NTT masih sangat membutuhkan dokter. Fakultas Kedokteran Universitas Citra Bangsa hadir sebagai bagian dari solusi, sekaligus bentuk kontribusi nyata dunia pendidikan bagi pembangunan kesehatan di daerah,” kata Abraham Liyanto.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













