“Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyiapkan bibit jagung hibrida untuk 1.500 hektare lahan pertanian milik masyarakat,” ujar Lorens Bere.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan bibit jagung hibrida akan dilakukan secara selektif melalui kelompok tani yang sudah terdaftar atau terverifikasi dalam sistem aplikasi DPKP Kabupaten Malaka, guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Selain untuk lahan kering, Pemkab Malaka juga menyiapkan bantuan bibit padi varietas Ciherang untuk lahan basah atau sawah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk tahun 2026, pemerintah menyediakan bibit padi varietas Ciherang untuk luasan lahan sawah sebesar 500 hektare.
“Untuk lahan basah berupa sawah, kita siapkan bibit padi varietas Ciherang seluas 500 hektare. Luasan ini disesuaikan karena bibit padi milik masyarakat masih bisa digunakan dua sampai tiga kali tanam sebelum diganti, dan sebagian besar petani juga sudah memiliki stok bibit sendiri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Lorens menambahkan bahwa bantuan pemerintah tidak hanya terbatas pada penyediaan bibit, tetapi juga mencakup bantuan sarana produksi pertanian lainnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













