Pemerintah, dunia usaha, BUMN, BUMD, lembaga keagamaan, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat luas dinilai memiliki peran penting dalam mendukung keluarga yang berisiko mengalami stunting.
HMS juga menekankan pentingnya mengubah semangat kepedulian menjadi tindakan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia mencontohkan momentum hari-hari besar keagamaan dapat dimanfaatkan untuk melakukan aksi sosial secara lebih konkret.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan tersebut, kata dia, dapat diarahkan untuk memperbaiki rumah warga yang tidak layak huni, membantu warga lanjut usia yang hidup sendiri, maupun memberikan dukungan kepada keluarga yang membutuhkan.
Menurut HMS, kegiatan sosial tidak seharusnya berhenti pada seremoni, tetapi harus diarahkan untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Semangat tersebut dinilai sejalan dengan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam memberikan dukungan kepada keluarga berisiko stunting.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Pemkab Malaka menargetkan sebanyak 816 keluarga berisiko stunting mendapatkan dukungan melalui Gerakan Orang Tua Asuh.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













