Program bantuan terbesar tahun ini berasal dari APBD Kabupaten Malaka (APBD II) dengan dua skema, yakni Pergeseran dan Tambahan.
Pada skema Pergeseran APBD II, bantuan dialokasikan untuk 2.895 petani yang tergabung dalam 154 kelompok tani di 90 desa. Pemerintah menyiapkan 30.000 kg benih jagung dan 112.500 kg pupuk NPK untuk menggarap lahan seluas 1.500 hektare.
Namun hingga kini, realisasi penyaluran masih belum merata. Penyaluran benih baru terealisasi penuh di tiga kecamatan, yakni Sasitamean, Laenmanen, dan Io Kufeu, sementara seluruh alokasi pupuk NPK belum disalurkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, skema Tambahan APBD II menyasar 1.956 petani di 68 desa, dengan alokasi 75.000 kg pupuk NPK dan 2.200 kg benih jagung khusus untuk Kecamatan Wewiku. Program ini ditujukan untuk membuka lahan baru seluas 1.000 hektare.
Berdasarkan data realisasi fisik terbaru, setidaknya enam kecamatan telah menerima bantuan benih dari skema Pergeseran APBD II, yakni Io Kufeu, Sasitamean, Botinleobele, Laenmanen, Malaka Timur, dan Kobalima.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













